sebenarnya pengen diem, tapi koq ya semakin banyak ya publisher adsense Indonesia yang melakukannya, merubah kode adsense di website mereka hanya supaya adsense di website mereka bisa keluar. padahal hal itu jelas-jelas MELANGGAR peraturan (TOS) GA. apakah ini berarti kampanye Save Google Adsense sudah mulai tidak berlaku lagi?
kebanyakan kode yang dirubah adalah kode Adsense yang dipasang di web berbahasa Indonesia. padahal sudah jelas bahwa web berbahasa Indonesia hanya boleh dipasangi Adsense For Search saja. itulah kenapa iklan adsense yang seringkali muncul di web berbahasa indonesia adalah PSA (Public Service Ads). supaya iklannya muncul, maka kode adsense harus ditambahi satu/beberapa baris kode tertentu.
padahal tetap saja jika iklan Google Adsense dipaksakan untuk muncul, belum tentu penghasilan akan lancar mengalir. membuat web berbahasa indonesia berarti membatasi visitor yang hanya mengerti bahasa indonesia saja. ingat, merubah kode adsense bukan termasuk salah satu cara singkat menjadi kaya, melainkan hanya akan membuat account adsense anda tinggal menghitung hari.
kalau pengen sukses di adsense, buatlah web/blog berbahasa inggris, sekaligus mengasah kemampuan bahasa inggris kalian. payah payah dikit ga masalah, yang penting semangat belajar tetap ada. kalaupun web/blog anda menggunakan bahasa campuran (Indonesia&English misalnya), jangan lupa untuk menggunakan alternate ads pada kode adsense anda. jadi, jika iklan adsense tidak mau keluar, maka yang keluar adalah iklan milik kita sendiri, bukan PSA. Hal inilah yang saya terapkan di web saya http://ustadz.net.
pak ustadz kan ga boleh maen curang, dosa…?!?!

















Adsense dilarang untuk kontent berbahasa Indonesia lantas kenapa ads pada blog2 tersebut masih bisa eksis dan tidak diban Google? apakah google tidak mengetahuinya atau pura2 tidak tahu ustadz?